Jack Ma Alibaba Group: Model bisnis Customer to Business (C2B) bakal menjadi tren

SoftBank yang didirikan Masayoshi Son mendapat banyak perhatian dalam beberapa bulan terakhir, dengan mengucurkan dana investasi sebesar USD 20 juta untuk startup di Filipina, meluncurkan Pepper (robot pengenal emosi manusia), dan mendapatkan keuntungan besar dari IPO Alibaba mendatang. Hari ini, dalam acara SoftBank World 2014, founder dan CEO Alibaba, Jack Ma, berbicara tentang filosofi bisnis Alibaba dan pergeseran strategi bisnis perusahaan ini yang akan beralih ke model Costumer to Business (C2B). Umumnya, model bisnis dibuat dengan asumsi bahwa sebuah bisnis akan menjual produk ke bisnis lain (B2B) atau ke pelanggan (B2C). Menurut Jack Ma, di masa depan pelanggan akan mendikte bisnis untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Ketajaman naluri bisnis Jack Ma telah bisa dibuktikan dengan membawa Alibaba ke tahap IPO di Amerika Serikat yang bisa bernilai USD 15 miliar. Namun, tema utama pada pidatonya kali ini adalah bahwa ia telah disebut sebagai orang bodoh oleh banyak individu dan perusahaan atas karir bisnisnya. “Orang-orang bertanya kepada saya bagaimana saya melakukannya. Saya mengatakan saya tidak tahu,” katanya kepada hadirin. Namun, secara berapi-api ia yakin pada filosofi bisnis Alibaba. Perusahaan ini memiliki fokus pada entrepreneurship dan kepuasan pelanggan.

Menurut Jack Ma, Alibaba menempatkan prioritas dengan urutan sebagai berikut – pertama pelanggan, kedua karyawan, dan ketiga pemegang saham. Jika seorang karyawan mencoba untuk membuat atasannya senang, maka perusahaan tidak akan berhasil. Para karyawan harus memiliki prioritas untuk membuat pelanggan senang. Dengan demikian, masalah terkait layanan atau persaingan ketat dari para pesaing tidak lagi perlu dirisaukan. Masalah-masalah tersebut justru merupakan peluang. Kuncinya adalah mampu bertindak cepat memanfaatkan peluang-peluang tersebut. “Hanya memiliki ide-ide bagus di kepala Anda tidaklah cukup. Anda harus mewujudkannya ke dalam tindakan, mengambil inisiatif, menjadi mandiri,” desak Jack Ma.

Teknologi yang didorong oleh data – yang disebut Ma sebagai data technology (DT) – akan memudahkan perusahaan mengurus pelanggan mereka. “Kami akan bergeser ke C2B, dengan kata lain, semua tentang kustomisasi […] bukan lagi tentang persaingan harga, kita harus bersaing dengan nilai,” jelasnya. Menurut Jack Ma, mengirim 10.000 kemeja yang sama tidak sebagus mengirim 10.000 kemeja berbeda yang telah dipilih oleh pelanggan. Tidak ada rencana pemasaran, yang ada hanyalah memuaskan kebutuhan individu melalui kekuatan data dan logistik.

Meskipun Jack Ma menjelaskan bahwa pidatonya tidak dimaksudkan untuk mempromosikan atau meramalkan Alibaba, ia mengungkapkan keyakinannya bahwa cara Alibaba yang menempatkan pelanggan sebagai prioritas pertama, dan menggunakan teknologi untuk memecahkan masalah mereka, akan memungkinkan perusahaan ini mencapai pendapatan yang lebih besar dibandingkan raksasa seperti Wal-Mart (NYSE: WMT). Wal-mart, dengan pendapatan USD 476 miliar di 2013, membuat Alibaba yang memperoleh penghasilan USD 7,6 miliar pada periode yang sama tampak kecil. Namun demikian, Jack Ma tetap yakin bahwa Alibaba bisa menjadi perusahaan pertama yang mencapai pendapatan tahunan sebesar USD 1 triliun. “Wal-mart perlu mempekerjakan jutaan orang. […] Kami tidak perlu merekrut banyak orang. Kami hanya perlu teknologi yang tepat,” katanya.

300250-B1Acc-new-bdg

 

Jack Ma mengatakan kepada hadirin bahwa ia berencana untuk membuat Alibaba bertahan selama setidaknya 102 tahun. Rencananya tersebut memungkinkan perusahan yang dirikan pada tahun 1999 ini beroperasi di tiga abad yang berbeda. Untuk berjaya selama 87 tahun lagi, perusahaan ini perlu perencanaan jangka yang sangat panjang dan tidak terganggu pasang surutnya perekonomian. Lalu, apa salah satu rencana Jack Ma untuk mencapai tujuannya? “Saya tidak mendengarkan investor, saya mengamati pelanggan,” kata Jack Ma.

source : techinasia

BeOne Solution - PT BO SOLUSI SAP Business One Partner Indonesia SAP Gold Partner Indonesia www.beone-solution.com

Tagged with: , , ,
Posted in SAP, Tips Wirausaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

SPECIAL PROMO!
Follow me on Twitter
Contact

Adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik dengan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pada perusahaan anda dengan tepat sasaran. Kecepatan eksekusi untuk meningkatkan produktifitas perusahaan anda adalah prioritas dan standar utama dari BeOne Solutions.

Untuk keterangan dan info lebih lanjut hubungi kami :

PT BO SOLUSI - BEONE SOLUTION

Grand Aries Niaga Blok E1 No.2R
Jl. Taman Aries, Meruya Utara, Kembangan
Jakarta Barat 11620
Hp. 0818-234-818
(CP : Martius Wijayanto)
www.beone-solution.com

%d bloggers like this: